|
DAFTAR TOPIK MENURUT ABJAD
Tata Cara
Ritus dan upacara sakral. Tata cara terdiri dari tindakan yang memiliki arti rohani. Tata cara juga dapat berarti hukum dan peraturan Allah.
Ajarkanlah kepada mereka tata cara dan hukum, Kel. 18:20. Berjalanlah dalam peraturan-Ku, dan taatilah tata cara-Ku, Yeh. 11:20. Bangsa itu ketat dalam menaati tata cara-tata cara Allah, Alma 30:3. Apakah menguntungkan bahwa kita telah menaati tata cara-tata cara-Nya? 3 Ne. 24:13–14. Dia yang berdoa dan menyesal diterima oleh-Ku jika dia mematuhi tata cara-tata cara-Ku, A&P 52:14–19. Seluruh umat manusia boleh diselamatkan, melalui kepatuhan pada hukum dan tata cara Injil, PK 1:3.
Tata cara perwakilan: Suatu tata cara keagamaan yang dilaksanakan oleh orang yang hidup demi kepentingan orang yang mati. Tata cara ini berdampak hanya bilamana mereka untuk siapa tata cara tersebut dilaksanakan menerimanya, menaati perjanjian-perjanjian yang berhubungan dengannya, dan menjadi termeteraikan melalui Roh Kudus yang Dijanjikan. Tata cara yang demikian dilaksanakan dewasa ini di dalam bait suci.
Apa yang akan mereka lakukan yang dibaptis bagi yang mati, jika yang mati tidak bangkit sama sekali? 1 Kor. 15:29. Baptisan bagi yang mati mesti dilaksanakan di dalam bait suci, A&P 124:29–36. Roh-roh di dunia roh diajarkan baptisan perwakilan untuk pengampunan akan dosa-dosa, A&P 138:29–34.
|