Tulisan suci      Bantuan Belajar  | Cari  | Opsi  | Ditandai  | Bantuan  | Bahasa Indonesia 
Cetak   < Sebelumnya  Berikutnya >
Kitab Nefi Pertama
Pemerintahan dan Pelayanannya
Pasal 17
  41 Dan Dia mendera mereka di padang belantara dengan tongkat-Nya; karena mereka amengeraskan hati mereka, bahkan seperti yang telah kamu lakukan; dan Tuhan mendera mereka karena kedurhakaan mereka. Dia mengirimkan bular-ular terbang yang ganas ke antara mereka; dan setelah mereka digigit Dia mempersiapkan suatu cara agar mereka boleh cdisembuhkan; dan kerja yang harus mereka lakukan adalah memandang; dan karena dkesederhanaan caranya, atau kemudahannya, ada banyak yang binasa.

Catatan kaki
41a
2 Raj. 17:7–23.
b
Bil. 21:4–9.
Ul. 8:15.
Alma 33:18–22.
  18 Tetapi lihatlah, ini belumlah semuanya; mereka ini bukanlah satu-satunya yang telah berbicara mengenai Putra Allah.
c
Yoh. 3:13–15.
2 Ne. 25:20.
  20 Dan sekarang, saudara-saudaraku, aku telah berbicara dengan gamblang agar kamu tidak dapat khilaf. Dan sebagaimana Tuhan Allah hidup yang amembawa Israel keluar dari tanah Mesir, dan memberikan Musa kuasa agar dia hendaknya bmenyembuhkan bangsa itu setelah mereka digigit oleh ular-ular beracun, jika mereka akan mengarahkan mata mereka pada cular yang dia angkat di hadapan mereka, dan juga memberinya kuasa agar dia menghantam dbatu karang dan air akan mengalir; ya, lihatlah aku berkata kepadamu, bahwa sebagaimana hal-hal ini adalah benar, dan sebagaimana Tuhan Allah hidup, tidak ada enama lain diberikan di kolong langit kecuali Yesus Kristus ini, yang mengenai-Nya telah aku bicarakan, yang melaluinya manusia dapat diselamatkan.
d
Alma 37:44–47.
  44 Karena lihatlah, adalah sama mudahnya untuk mengindahkan afirman Kristus, yang akan menunjuk kepadamu suatu lintasan yang lurus pada kebahagiaan kekal, seperti halnya bagi leluhur kita untuk mengindahkan kompas ini, yang akan menunjukkan kepada mereka suatu lintasan yang lurus ke tanah terjanjikan.
Hel. 8:15.
  15 Dan sebanyak yang akan memandang pada ular itu akan ahidup, demikian pula sebanyak yang akan memandang Putra Allah dengan iman, memiliki roh yang menyesal, boleh bhidup, bahkan sampai kehidupan itu yang adalah kekal.